Rabu, 11 Februari 2009

Nanny 911

Setiap nonton Nanny 911, selalu melihat ada pola yang sama di dalamnya
Gimana tidak... keglidikan seorang anak, biasanya bukan karena anak itu memang glidik, tapi yang punya masalah besar dan utama adalah simbok dan bapaknya.

Si nanny selalu melihat, bahwa agresifitas anak disebabkan karena dia ingin menunjukkan bahwa dirinya ada di tengah keluarga, mencoba mengimbangi sikap orang tuanya yang mudah menggrounded anak, namun tidak konsisten dengan kesepakatannya..
ketika si anak sibuk merengek, dia sbenarnya ingin teriak karena Ibunya asik dengan dirinya sendiri (hahaha mungkin sibuk posting blog atau notes) sehingga dia merasa terabaikan...
dan masih banyak lagi..

Lha???!!! lalu apa hubungannya dengan saat ini?
ketika semakin banyak berinteraksi dengan teman2, kadang aku mencoba merefleksikan, kenapa mereka mengambil keputusan A dan bukan B. apa pertimbangannya? ketika pertimbangan tidak masuk akal, maka pasti ada latar belakang, sejarah hidup yang membuat dia memutuskan seperti itu.

Misalnya nih, ada bos yang cantik jelita, tapi sangat ofensif. Ketika kepanikan datang, akibat tidak menguasai masalah yang harus dijelaskan atau dipresentasikan, maka yang muncul adalah sikap ofensif. Menyerang kolega dan anak buah, sampai merasa aman, karena mendapat jawaban ilmiah. aku berkaca mungkin dulu dia inferior, mungkin dia tidak cukup PD, sehingga harus menginjak (dalam tanda kutip) untuk dapat tetap secure..

Nah kalo aku??? yen tak pikir-pikir...(Halah koyo gepeng), aku kok kumat narsisnya ya... beberapa tahun ini. wkkwkwkkwkw... mungkin iki mungkin lo... karena aku merasa saiki rodo lumayan ayu... gubraaaakkkkkk. Haaaaa..setidaknya aku ingat pas aku SMP... waduhhhhhhh uleng-ulengan nggilanine. Teman2ku memanggil aku KLENTHENG... karena cilik dan ireng... ada yang memanggil DEWI LORO IRENG... dan kalo nama itu dibuka di buku BOSO JOWO, artine penyakite iwak mujair... walah-walah...
mungkin itu masa lalu yang mempengaruhi kenarsisan saya... ehhehe

Dan kamu bagaimana kawan? adakah suatu sejarah yang memahat perilakumu saat ini?

13 komentar:

aziz mengatakan...

mungkin ada,,,,

tapi sejarah yang tak harus di ingat

amethys mengatakan...

hehehehe.......pokoknya harus PD..

goenoeng mengatakan...

halah mbak, mbak...
setelah muter2, ternyata kesimpulannya, postingan ini buat mencari pembenaran narsis'e njenengan ta, hahaha...

kalo aku ? RHS ah...

dhie mengatakan...

Kayaknya seh ada lho. ;)

Felicity mengatakan...

Ada, perlakuan ortu yang diskriminatif antara saya dan kakak laki2x saat masih SD membuat saya bertekad untuk membuktikan bahwa biarpun perempuan saya nggak akan menyerah kalah. Ini motivasi saya bergelut di isu gender dan melanjutkan kuliah di bidang ini.

Masih banyak hal2x lain yang mempengaruhi saya, mengapa bergelut di isu humanitarian, mengapa menyukai kegiatan yang memicu adrenalin,mengapa introvert, mengapa tidak menjadi perempuan konvensional dll... Sepertinya pengalaman masa lalu, nilai2x dalam keluarga dan lingkungan memang mempengaruhi pembentukan karakter seseorang.

BTW, saya juga suka acara Nanny 911, kadang suka geleng2x kepala melihat polah si anak dan ortu yang tidak kalah kekanak2xan-nya.

Sudah di link balik juga ya jeung... :D

G mengatakan...

Apa ya???

Pastinya ya ada, tapi apa ya?

Wah bagus ini untuk jadi bahan perenungan.

ernut mengatakan...

loro irenge wis mari kan, mbak?

Sekar Lawu mengatakan...

ada Ik, sejak masih kecil sampai thn 2005 lalu badan aku moleg alias gendut alias gembrot. sekarang setelah diet mati2an dan mendekati BB ideal, aku jadi kayak kamu...narsis....merasa paling manis sedunia...qiqiqi

Nana mengatakan...

iyo iyo...saiki ika luwih ayu timbang jaman kuliah mbiyen...makane narsis puol..

Mbak Maya mengatakan...

It's a nice blog. Salamkenal ya mbak.

retnanda mengatakan...

wakakakak
..
ketok e kok yo rada nyindir aku yo???
hahaha
ketoknya kasusnya.. sama..!!!

Diana Indah mengatakan...

Patinya mba, bekgron masa lalu ki banyak pengaruhnya...
Jd geli, kemaren di rumah aja seharian, anakku nonton tipi, aku maen game n suamiku bobo..kira2 nanti apa ya efeknya ke Rafi ? huahaha

Indonesia Kids mengatakan...

Mo Kasih info nih...

Nanny Stella from Nanny 911 akan hadir di Indonesia pada tanggal 5 Desember 2009 untuk mengisi seminar Helping Families Archive Their Full Potential di Jitec Mangga Dua Jakarta, dimana Nanny Stella akan membicarakan nilai-nilai keluarga seperti jadwal, strukur, rutinitas, edukasi, disiplin, respek, sharing, kelakuan, nutrisi, tidur anak-anak. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan hubungi : +62-21-56956060 atau http://my-ticketstation.com