Jumat, 24 Oktober 2008

Pagoda Avalokitesvara dan Candi Boko

Avalokitesvara, sebuah Pagoda yang sangat besar di utara Semarang tepatnya di Watugong telah lama menarik minatku untuk datang. Tadi siang, sekitar jam 1 setelah selesai dengan segala macam urusan, meluncurlah aku dari Kampus untuk pulang ke Jogja. Kebetulan langit cerah. Maka ketika melewati Watugong, kumat isengku untuk mampir…

Dan woooowww… pagoda ini besar banget. Dengan pohon Boddhi yang sudah sangat tua di depan, dengan pagoda yang tinggi menjulang, Sang Buddha tampak bersemayam dengan tenang dan bijak di dalam.

Tembok pagoda yang tinggi memberikan suasan megah. Banyak patung perunggu di sini. Namun sayang tidak diberi nama sehingga aku tidak bisa bercerita banyak. Ini beberapa foto yang sempat aku ambil.


Setelah selesai dari Pagoda, meluncurlah aku pulang. Pas di Bawen, aku tiba2 bosan lewat jalur biasa, maka berbeloklah aku ke arah Solo. Lewat Salatiga yang tenang. Menyusur kebun tebu dan sawah sepanjang Boyolali. Aku sengaja jalan santai, karena selama perjalananku aku teringat, sudah ada dua orang yang bilang padaku minggu ini. Katanya, “ Ka, aku dipesenin ama pak Budi (Pak Budi Purnomo adalah dosenku sejak S1)”. Apa? Kataku. Pak Budi bilang, “ Mbok tulung, Ika dikasih tahu. Kalau semarang-jogja, mbok aja nyupir dewe. Eman-eman kalo terjadi apa-apa”. Pak Budi meling semacam itu ke tanteku dan temenku. Kupikir mungkin ini suatu yang serius.. mungkin beliau kawatir aku capek dan terjadi apa-apa dijalan. Tapi aku belum mungkin cari sopir nih... adn kalo naik bis malah lebih tidak nyaman. Hehehe. Maka sore itu aku jalan santai.


Setelah masuk Klaten... aku melihat matahari bagus banget, merah tomat di barat sana. Mmmmm.... kumat lagi. Wahhh kalo bisa ambil Sunset dari Candi Boko pasti dahsyat nih.. maka dengan dada berdegup karena ngejar matahari, kupacu mobilku cepat2, dan mengikuti jalan berliku menaik mencapai puncak Boko...

Boko sore itu sepi banget.. cuman ada 2 turis.. dan aku yang terakhir. Langit mulai redup, dan ternyata aku kehilangan sang matahari. Namun suasana hening, birunya langit yang sedikit muram, dan kerlip lampu di dataran yang rendah... seolah menyatu dengan rasa hatiku.


4 komentar:

mata mengatakan...

ketimur dikit sampai solo ketemu saya jeung,...

ria mengatakan...

wah! aku gag tau klo disana ada tempat secantikk inih :D
salam kenal yaaaa..............

astrid savitri mengatakan...

wah, udah lama banget gak ke Boko..kangen banget!

--ambar-- mengatakan...

boko iku romatis nek sunset ya ka...