Minggu, 04 Oktober 2009

Jaffa, Haifa dan Gereja Maria Diangkat ke Surga

Tak terasa sudah hampir memasuki hari terakhir. Hari ini harus meninggalkan Yerusalem menuju Danau Tiberias atau Galilea, atau Kinereth. Pagi-pagi, setelah sarapan, menu fav ku selama di hotel adalah Jamur dan Taoge mentah... segar, dikasih olive oil dikit. Bus pun berjalan konstan, melewati padang kapas, yang menjadi produk andalan Israel.
Kunjungan pertama adalah ke Jaffa. Jaffa adalah pelabuhan tua yang terletak di bagian selatan tel Aviv. (oya ibukota Israel tuh bukan tel Aviv lo, tapi Jerusalem, meski Tel Aviv adalah kota terbesar). Kota ini sangat bagus dengan pemandangan laut yang sangat indah... menakjubkan.
Kemudian kami mampir ke Kaesarea (nama dari herodes Agung. Kota ini membentang sepanjang pantai mediterania. Ada amphitheater yang sangat besar di sini. Juga ada Hippodrome tempat kuda berpacu, pilar-pilar yang ada bikin pingin nari india...halah...
Kemudian dilanjutkan ke aquaduct, saluran air yang membentang dari gunung Karmel sampai ke Kaesarea. Dahsyat banget ya jaman dulu sudah begitu.
Sekarang saatnya ke Gunung Karmel. Gunung dimana Nabi Elia berhasil mengalah nabi-nabi Baal yang mempersembahkan persembahan bagi Tuhan. Perjalan ke sini harus ganti mobil dulu. karena jalanan sungguh berkelak-kelok. ada sekitar 32 tikungan... asikkkk...
Suasana pertapaan Karmel yang tenang, segera memberikan kesan dingin di hati, suasana damai, dan bukan permusuhan. Biara Karmel ini juga dipersembahkan kepada Perawan maria, sebagai lambang Bunda Allah yang penuh belas kasih. Jalan terus ke Haifa.
Haifa sendiri adalah kota kecil yang tidak memiliki tradisi suci dalam ajaran kristen. tapi di tempat ini ada taman yang sangat indah. Taman untuk agama Bahai, yang berasal dari Iran. Agama ini mengakui semua Nabi, Musa, Isa, Muhammad, dan Sang Budda, dengan nabi terakhir adalah Baha Ullah (berasal dari Persia), pendiri agama Bahai tersebut. Mereka masih mengakui adanya nabi baru yang akan datang. Haifa dipercaya sebagai kota suci mereka. Taman yang sangat indah.
Acara hari ini ditutup dengan Misa di gereja Maria Diangkat ke surga. Gereja ini ada dua bagian, Gereja keluarga Kudus dan Gereja maria diangkat ke Surga. Kembali, hati merasa begitu damai. Rahib-rahib Franseskanes, membuat gereja ini menjadi sangat nyaman untuk berdoa.
Gereja ini dipenuhi dengan gambar maria dari berbagai bangsa. Indonesia, Marianya sangat jawa, memakai kain kebaya, kelihatannya karya F Widayanto, keramikus terbesar Indonesia.

Tidak ada komentar: