Sabtu, 03 Oktober 2009

Giza Pyramid dan Sphinx - terus ke Sinaimu

Wooowwww.... hari kedua..
Hari ini dengan semangat besar, membuka hari dengan sarapan. Berbagai salad lengkap dengan Olive tersedia di bar... seger juga buat pembuka.
Hari ini dimulai dengan misa di Biara Franseskanes, di pusat kota Kairo. Biara kecil, yang cantik, penuh dengan bunga, membuat hari ini menjadi begitu indah.
Karena di Kairo memang tujuannya masih dolan, maka selanjutnya kami melaju ke Giza pyramid. Giza pyramid di tengah kota Kairo, memiliki tiga buah Pyramid, untuk Ayah (raja Cheobs), anak dan cucu.
Piramid ini dibangun dari tumpukan batu, yang sudah mulai terkikis. Namun kemegahan masih tersisa dengan jelas. Piramid anak, sebenarnya lebih kecil dari piramid ayah. Namun dia pinter, karena memilih posisi tanah yang lebih tinggi, maka seolah-olah piramid dia lebih besar.
Nah setelah berfoto ria di depan piramid, maka bis meluncur ke Sphinx. Selama bulan ramadan Sphinx jauh lebih cantik, karena ada pertunnjukan di sana di malam hari.
Pulang dari Sphinx, sempet mampir ke toko perfume. tapi karena aku tidak suka parfum arab, maka aku tidak berminat membeli [ini juga dengan tekanan eki yang mengingatkan:" minyak wangi ibu di rumah masih 10 buah!!! awas... nggak usah beli!! , halah kejam..]
Kemudian perjalan siang panas ini dilanjutkan ke gunung Sinai. Bus melaju melewati terusan Suez. Di kiri kanan, gurun sinai memutih, dan kadang-kadang bertemu laut yang sangat biru. Indah sekali.
Dalam perjalanan, kami sempat mampir di tempat Musa mengubah air pahit. Tempat itu hanya berupa padang gurun dengan 2 sumur besar dan beberapa pohon kurma. Beberpa orang tua meminta-minta, dan beberapa anak memetikkan kurma segar di sana.
setelah puas, perjalanan dilanjutkan lagi. Perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan. Tepat jam 8 malam kami memasuki wilayah gunung Sinai. Setelah melalui berbagai pemeriksaan, dan kegelapan malam, maka masuklah ke daerah yang lebih berliku. Bintang di langit tampat cerlang gemintang. hal yang sangat jarang bisa dilihat di perkotaan. Ternyata cahaya bisa mereduksi keindahan. Aku banyak melihat, membayangkan, dan merasakan kerinduan yang dalam kala melihat bintang indah itu... o... what a beautiful nite.
Tepat jam 8.30, masuklah kami ke Morganland, hotel di Sinai. Hotel yang cantik dengan kolam renang besar, dan latar belakang gunung yang menjulang. cantik sekali.
Aku segera makan malam dengan menu tidak jelas. Masuk kamar, mandi kilat dan segera tidur. Waktu udah menunjukkan jam 10 malam. Jam 1 dini hari nanti aku harus bangun untuk naik unta...
dalam tidurku aku bermimpi menyentuh bulan...

1 komentar:

amethys mengatakan...

ikaaa...wuih kairo..mesir piramid
cantik yah?