Sabtu, 03 Oktober 2009

Cairo ~ Belly (bulet) Dance

Malam itu tgl 17, kami berempat dan tentu saja dengan 25 teman lainnya, berombongan menuju ke Kairo. Dengan Lufthansa, sempet transit sebentar di Singapore. Dan seperti biasa Changi selalu cantik dengan berbagai hiasannya.
Perjalanan panjang masih dilanjutkan, dengan pesawat Emirat, aku melanjutkan menuju Dubai. Wow... airport Dubai keren. Dan tentunya keren untuk yang berduit. Hahhahaa.... lha bagaimana tidak, toko2 trek jentrek mengundang untuk berbelanja. untung aku bukan shopaholik.... hehehe. Dubai malam itu di kemas dengan gaya musim gugur. Cantik dan penuh warna orange.
Untuk menahan lapar malam hari, aku sempat beli shawarma... semacam roti jala yang didalamnya di isi dengan turkey smoked, sosis, telur, wow yummy banget... bikin ketagihan
Perjalanan kembali dilanjutkan, Masih dengan Emirat. Sekarang menuju Kairo. Dan ternyata Kairo masih kalah banget dibanding cengkareng. kotor... banyak orang ndeprok semaunya, klekaran semaunya.. nggak banget deh...
Ok setelah semua urusan beres.. kami masuk bis dan memulai perjalanan hari ini. Tour guide, kami, Sam, cukup lucu dan nice looking, dengan bahasa inggris yang bagus menemani perjalanan hari ini. Perjalanan dimulai dengan makan siang, di salah satu resto chinese food. Lumayan juga, denagn 6 menu, yang dikeluarin satu persatu dari yang tidak enak. cukup membuat kami tertipu, karena nggak tau kalau ada 6 menu. ternyata yang terenak datang paling akhir hahahaha....
Setelah itu, meluncurlah kami ke Hanging Church. Gereja menggantung ini, karena memang tidak berdiri di atas tanah. Dia disangga oleh pilar pohon2, yang sekarang sudah dipertebal dengan beton. Hanging church ini, skarang digunakan sebagai gereja Koptik Ortodox. Kristen Koptik ini cukup banyak jumlahnya di Mesir. Pintu-pintu dengan ukiran yang sangat indah langsung memukau mata. Para "father" dengan jenggot panjang, menjadikan suasana seakan kembali ke masa lampau.
Gereja ini memiliki 3 altar utama, jadi kalo misa bisa berbarengan di beberapa altar. Nah yang menarik adalah adanya mimbar yang disangga oleh 12 pilar putih. Pilar ini menggambarkan para rasul. Dan diantara pilar itu ada 2 yang hitam, yaitu untuk Yudas dan Thomas. hehee
Setelah dari sana, kami melewati satu masjid cantik, dan berjalan Menuju Ben Ezra Sinagoga.
Ben Ezra Sinagoga adalah tempat di mana Yesus pernah mampir ke sana. sayang tidak dapat di foto. Suasana yang indah, dengan kombinasi arsitektur yang indah pula. Karena sinagoga Yahudi ini eprnah digunakan sebagai gereja, maka ornamen yang muncul adalah perpaduan antara Bintang David dengan salib. Aneh... tapi indah.
Sorenya... tentu saja saat untuk hang out dong. Kali ini mau maem malem di atas sungai nil. Nile Cruise. Konon Musa dihanyutkan di sungai ini dengan perahu dari papirus. Kenapa? karena pelepah papirus kuat untuk mengambang dan baunya tidak disukai buaya.
Makan malam kali ini spicy banget, Mesir banget. Dan tentunya dengan suguhan tari-tarian. berhubungn masih bulan Ramadhan, maka penari Belly dancenya pake baju, meski gerakannya tetep aja eksotis....
Dan rupanya aku cukup menarik kali bagi mas-mas Mesir... ahhahaa... mereka mengajakku menari. Siapa takut... Ika Parabola gitu loh... mantan penari dangdut sekaten dan calon penari dangdut pantura... hahahah.
Dalam hati aku bersyukur... untuk nggak harus keliatan perutnya. Wah... bisa jadi Bulet Dance dong, kalo keliatan perutku... hahahaha..

1 komentar:

amethys mengatakan...

ikaaaa.....
lama ngga nongol dan lama banget aku ngga dolan ke blog mu....ternyata critanya aduhai seru bikin ngakak, iri dan pengen tau...