Kamis, 20 November 2008

Merapatlah kekasih

Merapatlah kekasih

di pelabuhan cintaku….

sambil kita berdekap

sambil kita menggumamkan kata-kata cinta

melihat semburat perak

yang memantul tenang di atas laut keruh


Merapatlah kekasih

inilah kesunyian jiwaku

Seperti janji kemarin di perahu kecil kita

Menyusur setiap buih

Melaju melepas semua bimbang


Merapatlah kekasih

Jangan pernah ulangi keraguan yang lalu

Karena biru akan bertemu jingga

Karena perak akan membias

melintas nurani kita


(foto-foto diambil Rabu senja, kala matahari mendekap Pantai utara marina semarang)



11 komentar:

langitjiwa mengatakan...

Aku adalah Senja itu,kasih.
hehe..

ria mengatakan...

wah! jago puisi niy ika ;)
hayooo berkarya terusss ya lewat puisi........... kerenzz!

dhie mengatakan...

Aku sudah menemukan pelabuhan yang lain,
tapi tak mampu untuk menepi dan akhirnya terdampar,
terkadang cinta harus ikhlas melepaskan... *nyambung ndak ya?*

Puisinya TOP BGT

JudithNatalia mengatakan...

Waduhh fotonya kereeennn!

Mas koko mengatakan...

Aku bersedia menjadi pelabuhan tempat dikau bersandar... halalh... *lariiii*.. :)

Lyla mengatakan...

wah puisinya bagus mbak... salam kenal dari saya ya... makasih dah singgah ke blog saya... :)

astrid savitri mengatakan...

Jangan terlalu rapat, mbak.. sumuk dan tempatnya sempit, hehe..

tapi, saya sukaaaaaa banget foto2nya! mbak Ika te-o-pe be-ge-te deh soal ini :)

Anonim mengatakan...

marina...marina...
ingin kutelan cahaya senjamu
kuhirup riak isi perutmu
namun langit sering tak menentu
mendung sejarah kadang menggantung
aroma tanya sering menusuk,
cukup lebarkah tanganmu mendekapku...sampai ke timur
tempatku berlabuh

JelajahiDuniaEly mengatakan...

romantisnya ....

fotone apik tenan Ka

mata mengatakan...

saya selalu sering mendengar atau membaca kata cinta selalu berlabuh dan akhirnya pantai atau laut yang jadi saksinya. kok ngga pernah ada kata mendarat sehingga bandara dan pesawat yang jadi buktinya. kenapa ya ???

wku mengatakan...

hihi.. kalo denger kata "merapat" malah inget kenek bis kota... hehe... "merapaaatt...."