Jumat, 16 Mei 2008

tak perlu bakmi dharmawangsa, kopi kemang, festival perancis, atau berpegangan tangan

kadang akutidak pernah menyangka kapan sahabat itu datang
dan kadang pula aku berpikir, bahwa sahabat adalah orang yang saat ini ada di dekatku
atau orang yang selama ini selalu gembar-gembor bahwa aku temenmu Ka... masak sih aku tidak suport kamu??? atau tenang aja Ka.... aku ada kok... tenan... janji...

tapi beberapa minggu ini aku tahu
bahwa persahabatan tidak selalu harus terucap
karena orang lebih mudah melupakan apa yang telah diucap dengan berbagai dalih untuk melindungi dirinya sendiri...
dan ternyata sahabat sejati justru datang dari orang-orang yang selama ini tidak selalu ada di dekatku...

beberapa minggu ini, setelah aku posting tentang bagaimana...

aku mendapat suport yang sangat besar.. dari mas hari yang mengatakan "Terima & maafkan dulu diri sendiri". iya ya mas... untuk membebat luka butuh doa mohon ampun buat diri kita sendiri, karena mungkin orang itu tidak tau apa yang diperbuat. kemudian ada mas Ia yang menghibur dengan kalimat "lupakanlah. karena lupa, membebaskanmu, menyembuhkanmu".. tidak mudah memang, tapi hidup tidak boleh berhenti kan?. dan gus koko dengan kalimat arifnya "Jangan menengok kebelakang, pandang saja kedepan, melangkah dengan pasti, lupakan yang sudah lewat dan yang pahit2", atau diana, yang blognya banyak permenungan, dan ely.. dengan " rasanya butuh waktu , memaafkan ndak semudah mengucapkan, apalagi dgn ikhlas". atau seseorang yang tak kukenal , tapi kalimatnya indah " sakit memang namunm, bagaimanapun juga you are better than him, maafkan segala kesalahannya agar dapat hidup damai dan tentram. wwYd"

indah banget apa yang mereka beri, sungguh menguatkan. tx pals....that's what friend are for
dan menyembuhkan luka tidak harus nongkrong ngopi di kemang, atau maem bakmi di dharmawangsa, atau nonton festival film perancis, ,,,, atau menyusur bandung sambil berpegangan tangan atau menghirup coffee bean... atau maem nasgor di radio dalam....
menbaca kalimat2 sahabat sejati ini, dan mendengarkan lagu di bawah ini...lagunya once, aku jadi mengerti arti persahabatan sejati,

Kau boleh acuhkan diriku
Dan anggap ku tak ada
Tapi takkan merubah perasaanku
Kepadamu

Kuyakin pasti suatu saat
Semua kan terjadi
Kau kan mencintaiku
Dan tak akan pernah melepasku

Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Selalu bersedia bahagiakanmu
Apapun terjadi
Kujanjikan aku ada

Kau boleh jauhi diriku
Namun kupercaya
Kau kan mencintaiku
Dan tak akan pernah melepasku

Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Aku yang rela terluka
Untuk masa lalu

4 komentar:

kabarihari mengatakan...

itu sebabnya saya jadi seneng ngeblog mbak, meski ngga pernah bertemu muka, tapi sesama blogger itu selalu saling support.
tetep semangat mbak

retnanda mengatakan...

hmm...
jadi lagi sentimentil ya ceritanya ini...
tenang aja ...
tetep semangat ya...

ika rahutami mengatakan...

@mas hari... yes... setuju mas. @retnanda... iya nih... males banget kalo lagi mellow gini,tapi sekarang fine kok...

Gandhi Anwar S mengatakan...

Hm, setuju! Meski nun jauh dsna, hati kita tetap satu! Alah! :d

Tp thx ya postingannya! Hati lg gundah gulana! Jd semangat lg negh. HOREEE... :D