Senin, 05 Mei 2008

bagaimana

bagaimana luka harus dibebat???
bagaimana kemarahan harus diredam???
terutama bila rasa itu justru datang dari arah yang tidak kita sangka??
ada ide, cara paling efektif mengampuni??
ada ide, cara paling efektif memandang seseorang yang menyakiti kita sebagai suatu berkat tersembunyi??
ada ide, cara melepas rasa marah yang tidak destruktif???

6 komentar:

kabarihari mengatakan...

Terima & maafkan dulu diri sendiri.

|a mengatakan...

lupakanlah. karena lupa, membebaskanmu, menyembuhkanmu.

GusKoko mengatakan...

Jangan menengok kebelakang, pandang saja kedepan, melangkah dengan pasti, lupakan yang sudah lewat dan yang pahit2 :)

Diana mengatakan...

lam kenal mbak, nice 'whisper & shout'!Mm, sekalian ngobatin pedih perihmu, sekalian promosi (hehe, niat terselubung), mbak bisa baca di blog-ku, insya Allah banyak perenungan2ku :)

Anonim mengatakan...

sakit memang namunm, bagaimanapun juga you are better than him
maafkan segala kesalahannya agar dapat hidup damai dan tentram.
wwYd.

elyswelt mengatakan...

rasanya butuh waktu , memaafkan ndak semudah mengucapkan, apalagi dgn ikhlas