Senin, 25 Februari 2008

Lila



ketika lilanya mekar di pagi jernih yang bisu. 
tidak juga mengeluarkan suara. 
tiada pula mengeluarkan bau. 
semua dalam bening yang sepi tanpa mau menjadi berarti. 
aku hanya ingin mekar selila dia. 
tanpa banyak suara namun memberi kelembutan pada semesta. 
ketika daun mu masih mengapung di tengah riak buram, warna hijaumu tidak juga pudar. 
dan daunmu tetap jernih di kebisuan. 
bisakah aku mekar laksana daunmu, tiada berteriak tiada bersuara. 
hanya hening dan wening yang melingkupi. 


 
(thanks buat bunganya......tahukah kamu aku semakin lila?
muram mungkin, mencoba berseri barangkali...)

2 komentar:

iman brotoseno mengatakan...

photonya bunganya di amanjiwo ??

verlita mengatakan...

lagi knp mbak????